Home / Berita Umum / Beberapa Ratus Bonek Terjaring Dalam Patroli Lintas Pantura Rembang

Beberapa Ratus Bonek Terjaring Dalam Patroli Lintas Pantura Rembang

Beberapa Ratus Bonek Terjaring Dalam Patroli Lintas Pantura Rembang – Petugas kepolisian resor (polres) Rembang melaksanakan patroli pada group simpatisan team sepakbola Persebaya, Bonek, yg melintasi arah Pantura Rembang, Jawa Tengah, Jumat (12/7/19) mendekati laga PSS Sleman serta Persebaya Surabaya.

Kasat Sabhara Polres Rembang AKP Sunar menerangkan patroli dijalankan untuk batasi arus perjalanan Bonek yg akan menyaksikan laga Liga 1 2019 di antara Persebaya dengan PSS Sleman. Beberapa Bonek yg masuk pantura Jawa Tengah lalu langsung dipulangkan ke Jawa Timur.

” Kalau memang benar ada arahan untuk mencegahan arus pada beberapa Bonek (pendukung Persebaya) supaya tak ke arah Sleman. Mereka yg rata-rata naik di atas truk sejumlah beberapa puluh kami sweeping, ” kata Sunar waktu di konfirmasi wartawan.

Dalam satu hari, beberapa ratus Bonek terjaring dalam patrol itu serta langsung dipulangkan. Petugas sempat pula melaksanakan pemburuan sampai masuk daerah Kabupaten Pati.

” Kita tahunya di daerah Kecamatan Kaliori, lalu kita kejar hingga sampai kecamatan Batangan, Pati. Waktu pemeriksaan diketemukan sebilah celurit. Menurut yg bawa pula tuturnya cuma untuj jaga-jaga, ” katanya.

Datangnya Bonek yg melewati arah Pantura Rembang lantas sudah sempat bikin ketegangan di salah satunya rumah makan yg ada di Desa Manggar Kecamatan Sluke, Rembang, tempo hari. Mereka yg sejumlah beberapa puluh itu bikin onar dengan ambil makanan tiada membayar, dan menganiaya salah satu orang penduduk ditempat.

” Bermula waktu rangkaian supporter Persebaya atau Bonek yg sejumlah sekitar 50 orang ada di kurang lebih rumah makan. Beberapa Bonek itu bikin gelisah pemilik rumah makan lantaran beberapa menjarah makanan yg setelah itu mencuri perhatian penduduk hingga penduduk yg sejumlah sebagian orang berupaya menyingkirkan serta menyingkirkan Bonek, ” kata Kanit Reskrim Polsek Sluke, Aiptu Yudi Supriyanto.

” Akan tetapi lalu beberapa Bonek melaksanakan perlawanan antara lain ada yg bawa senjata tajam style parang yg sudah sempat disabetkan menuju salah satunya penduduk sampai alami cedera sobek di telapak tangan, jari, dahi serta lengan, ” ia mengimbuhkan.

Bonek lalu dikelompokkan untuk lalu dipulangkan kembali lagi Jawa Timur lewat cara berangsur dari mulai Polres Tuban. Lantaran terbatasnya armada kepolisian, beberapa dari mereka ada juga yg ditumpangkan ke truk yg melintasi.

Teristimewa perkara penganiayaan dalam rumah makan di Kecamatan Sluke, Rembang faksi kepolisian masih membendung sejumlah anggota Bonek yg dikira berubah menjadi pemeran penganiayaan.

About admin