Home / Berita Umum / Pemilihan Wagub DKI Dikhawatirkan Molor Hingga 2020

Pemilihan Wagub DKI Dikhawatirkan Molor Hingga 2020

Pemilihan Wagub DKI Dikhawatirkan Molor Hingga 2020 – Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta akan bertanya faksi panitia spesial (pansus) tentang penyelesaian penentuan Wakil Gubernur (Wakil gubernur) DKI. Fraksi Golkar ingin minta kejelasan, apa penentuan wakil gubernur alternatif Sandiaga Uno akan dituntaskan sebelum massa jabatan anggota Dewan 2014-2019 habis.

“Ini hari coba kita cari info yang lebih detil (fakta penangguhan), apa (proses penentuan) akan dituntaskan di periode kesempatan ini atau teruskan oleh periode baru,” sebut Ketua Fraksi Golkar, Ashraf Ali, waktu diminta respon, Senin (22/7/2019).

Fraksi Golkar akui cemas penentuan Wakil gubernur DKI akan makin molor bila prosedurnya tidak usai sampai massa jabatan anggota Dewan 2014-2019. Bisa jadi, ucap ia, bangku Wakil gubernur DKI tidak terisi sampai awal tahun 2020.

“Tetapi kan itu tidak dapat tergesa-gesa, sebab Dewan akan berproses bentuk AKD (alat kelengkapan dewan) dahulu kan, komisi, fraksi, itu (perlu waktu) dua-tiga bulan. Saya cemas dapat tidak ada wakil gubernur sampai Februari (2020)” jelas Ashraf.

Menurut Fraksi Golkar, penentuan Wakil gubernur DKI lebih baik dituntaskan sebelum waktu jabatan anggota Dewan 2014-2019 habis.

“Semestinya demikian (selekasnya usai). Tetapi ini permasalahan politik, politik kan tidak ada rumusan, sesuai situasi batin. Semoga (selekasnya) usai,” sebut Ashraf.

Proses penentuan wakil gubernur alternatif Sandiaga sekarang ada pada step penyelesaian draf tatib. Tetapi, draf tatib belum dapat selesai sebab rapat pimpinan kombinasi (rapimgab) tetap molor.

“Rapimgab wewenang pimpinan dewan. Rapimgab belum, kemudian kan diparipurnakan. Ini Rapimgab belum ditetapkan oleh dewan. Jika pansus telah usai, kita akan cari info. Mengapa belumlah ada panduan?” sebut Ashraf.

Awalnya, rapat paripurna penentuan Wakil Gubernur DKI Jakarta gagal diadakan ini hari. Sebabnya, pimpinan DPRD belum mengadakan rapat pimpinan kombinasi (rapimgab) penentuan Wakil gubernur DKI Jakarta.

“Hal itu (belum rapimgab) pasti automatis merubah gagasan agenda paripurna penentuan Wakil gubernur DKI yang sedianya diperkirakan dikerjakan di hari Senin 22 Juli,” papar Wakil Ketua Pansus Penentuan Wakil gubernur DKI Bestari Barus waktu dihubungi.

About penulis77